BLOG DIMENSI

10 masalah pendidikan di indonesia

Masalah pendidikan di indonesia.

Pembangunan pendidikan yang sudah dilaksanakan sejak Indonesia merdeka telah memberikan hasil yang cukup mengagumkan sehingga secara umum kualitas sumberdaya manusia Indonesia jauh lebih baik. Namun dibandingkan dengan negara-negara ASEAN, kita masih ketinggallan jauh, oleh karena itu, upaya yang lebih aktif perlu ditingkatkan agar bangsa kita tidak menjadi tamu terasing  di Negri sendiri terutama karena terjajah oleh budaya asing dan terpaksa menari diatas irama gendang irang lain.10 masalah pendidikan di indonesia ini adalah Upaya untuk membangun sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, berwawasan iptek, serta bermoral dan berbudaya bukanlah suatu pekerjaan yang relatif ringan. Hal ini di sebabkan dunia pendidikan kita masih menghadapi berbagai masalah internal yang cukup mendasar dan bersifat kompleks. inilah 10 masalah pendidikan di indonesia, antara lain sebagai berikut.

1. Masalah Mutu Pendidikan

Mutu pendidikan dipermasalahkan jika hasil pendidikan belum mencapai taraf seperti yang diharapkan. Penetapan mutu hasil pendidikan pertama dilakukan oleh lembaga penghasil sebagai produsen tenagan terhadap calon luaran, dengan sistem sertifikasi. Jadi mutu pendidikan pada akhirnya dilihat pada kualitas keluaranya. Jika tujuan pendidikan nasioanl dijadikan kriteria, maka pertanyaanya adalah: apakah keluaran dari sistem pendidikan menjadikan pribadi yang bertakwa, mandiri, anggota masyarakat yang sosial yang bertanggung jawab

Baca juga : MASALAH PENDIDIKAN DI INDONESIA DAN SOLUSINYA

2. Masalah Efisiensi Pendidikan

Masalah Efisiensi Pendidikan mengarah kepada pengelolaan pendidikan yang ada di Indonesia salah satu nya dalam pemanfaatan dana dan SDM. Selanjutnya Efisiensi itu sendiri adalah dengan terjadinya penggunaan tenaga dan biaya yang sekecil-kecilnya dapat diperoleh hasil yang maksimal. Yang terjadi di indonesia eifisiensi pendidikan masih belum maksimal di terapkan, dan kurang nya strategi dalam mengatur pendidikan di indonesia yang membuat pendidikan di indonesia tidak efisiensi.

3. Masalah Pemerataan Pendidikan

Dalam melaksanakan fungsinya sebagai wahana untuk memanjakan bangsa dan kebudayaan nasional, pendidikan nasional diharapkan dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh warga Negara Indonesia untuk memperoleh pendidikan. Masalah pemerataan pendidikan adalah persoalan bagaiman sistem pendidikan dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya kepada seluruh warga Negara untuk memperoleh pendidikan, sehingga pendidikan itu menjadi wahana bagi pembanguana sumber daya manusia untuk menunjang pembangunan.

4. Pola Fikir pendidik dan tenaga kependidikan cenderung financial oriented

Ini juga menjadi ternyata dalama masalah pendidikan, jika selama pendidik masih berkerja untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya maka itu akan sangat merugikan. Dan sekarang dengan adanya pelimpahan materi untuk jabatan pendidik justru membuai mereka. Karena pada zaman sekrang mereka berfiki bagaimana cara gaji mereka dapat menghailkan sebesar besarnya.

5. Paradigma peserta didik yang sertificate oriented

Paradigma ini masih melekat dalam benak kebanyakan peserta didik, mereka masih berfikir bahwa sekolah ini hanyalah untuk mendapatkan pekerjaan yang bersifat formal semata. Masalah lebih serius lagi ketika mereka beranggapan bahwa pekerjaan itu bisa mudah dengan selembar ijazah, Implikasinya adalah mereka menganggap bahwa ijazah kelulusan adalah segala-galanya, konsekwensinya adalah mereka tidak belajar serius selama proses pendidikannya dan tidak memilki kualitas, apalagi untuk belajar seumur hidup. sehingga mereka berfikir bagaimana saya supaya lulus ujian bukan bagaimana supaya memilki kompetensi dan skill.

6. Sistem Kurikulum yang gemuk dan tidak berbasis potensi

Masalah ini seharusnya yang paling di perhatikan oleh pemerintah kita. Karena yang terjadi kurikulum kita sekarang cenderung bersifat gemuk, kurikulum kita memakakan anak untuk mengusahi seluruh materi di sekolah, dan juga tidak berbasi potensi bagi siswa. Tidak mengacu apakah materi tersebut sesuai dengan potensi dari siswa itu sendiri. Dan kurikulum kita banyak mengekan siswa dengan materi tugas yang banyak di berikan serta jam pelajaran yang padat.

Baca juga : MASALAH PENDIDIKAN DI INDONESIA DAN SOLUSINYA

7. Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kurang Inovatif.

Pendidik merupakan komponen penting dalam pendidikan, karena fungsi nya sebagai fasilitator dalam berlangsungnya KBM (kegiatan belajar mengajar). Maka dari itu seharunya pendidik dan tenaga pendidik memliki kopetensi yang baik khusunya memiliki ide yang inovatif dalam mengajar. Karena siswa membutuhkan seseorang yang dapat menggali potensi yang di miliki nya, maka dari itu pendidik dan tenaga pendidik di tuntut untuk menjadi lebih inovatif.

8. Rendahnya Kualitas Sarana Fisik

Untuk sarana fisik misalnya, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak, kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah, buku perpustakaan tidak lengkap. Sementara laboratorium tidak standar, pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri, tidak memiliki perpustakaan, tidak memiliki laboratorium dan sebagainya.

9. Rendahnya Prestasi Siswa

Dari banyak masalah yang sudah terjadi, maka hal ini lah yang akan timbul nantinya. Keadaan yang demikian dengan masalah yang sudah kita hadapi prestasi dari siwa akan sangat menurun dan cenderung sangat tidak memuaskan. Sekarang yang harus kita kaji adalah bagaimana kualitas dan prestasi pendidikan di Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lainnya.

10. Masalah Relevansi Pendidikan

Maslah relevensi adalah masalah yang timbul karena tidak sesuainya sistem pendidikan dengan pembangunan nasional setara kebutuhan perorangan, keluarga, dan masyarakat, baik dalam jangka pendek, maupun dalam jangka panjang. Pendidikan merupakan faktor penunjang bagi pembangunan ketahanan nasional. Maka sebab itu dalam perencanaan dan pelaksanaan perlu keterpaduan dalam pembangunan nasional tersebut. Contohnya dalam pendidikan di sekolah harus di sesuaikan dengan kebutuhan nyata dan potensi siswa agar potensi siswa dapat berkembang dengan baik kedepannya.

semoga penjelasan di atas bisa menginspirasi Anda semua!

2 comments

Most discussed